Yogya Tak Cuma Malioboro, Wilayah Kotabaru

YOGYAKARTA, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, terus menunjang kawasan Kotabaru menjadi kawasan wisata.

Malahan untuk menarik wisatawan datang ke Kotabaru, Pemkot Yogyakarta bakal menggelar event Kotabaru Ceria tiap-tiap bulannya.

Hal ini bertujuan supaya wisatawan tidak hanya bertumpuk di kawasan Tugu, Keraton, dan Malioboro.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko mengatakan, Pemkot Yogyakarga mencoba mengulik tempat wisata baru supaya kekuatan tarik pariwisata tidak bertumpu di kawasan Tugu, Malioboro, dan Keraton.

Oleh sebab itu, pihaknya mengangkat kawasan cagar kultur, salah satunya Kotabaru lewat kesibukan Kotabaru Ceria.

“Kita pilih Jalan Suroto di Kotagede tanpa melakukan penutupan jalan. Jadi tiap-tiap bulan kita akan menyelenggarakan event ini pada malam Minggu dengan mengangkat industri kreatif di Kota Yogyakarta,” jelas Wahyu, dalam keterangan tertulis, Minggu (28/4/2024).

Lanjut Wahyu Pihaknya sudah melakukan survei kepada masyarakat atau wisatawan mengapa mau slot depo 10k datang ke Kota Yogyakarta. Dengan adanya survei hal yang demikian, berdasarkan dia bisa sebagai acuan pengembangan kawasan Kotabaru.

“Rupanya ada 3 alasan yaitu destinasi di Yogya dan sekitarnya, souvenir seperti masakan, fesyen dan kriya serta event atau acara. Untuk itu taktik membikin acara dipilih supaya menarik wisatawan di Kotabaru,” beber dia.

Penyangga wisata Malioboro

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan kawasan Kotabaru ini bisa menjadi penopang pariwisata di Malioboro sehingga dengan demikian bisa menghidupkan kawasan ini. Ditambah lagi, jarak Kotbaru dengan Malioboro tidak terlalu jauh.

“Saya kira bisa menjadi second opinion di Kotabaru (Ceria) ini. Karena pelbagai ragam kekuatan tarik bisa dirasakan di sini masakan dan small skill performance,” ujarnya.