Arsip Tag: Payudara

Penyebab Payudara Nyeri Sebelah Kiri yang Perlu Diketahui

Keluhan payudara nyeri sebelah kiri paling sering muncul akibat perubahan kadar https://www.lacarretacantinagrill.com/ hormon dan biasanya selama menstruasi atau hamil. Meski begitu, keluhan ini sebaiknya tidak diabaikan, terlebih bila disertai gejala yang mengarah pada penyakit tertentu.

Keluhan nyeri payudara bisa muncul pada salah satu payudara saja, misalnya hanya payudara sebelah kiri. Rasa nyeri yang muncul bisa bersifat ringan, tetapi bisa pula terasa menyakitkan. Hal ini membuat banyak wanita khawatir bila nyeri payudara yang muncul ada kaitannya dengan penyakit tertentu, seperti kanker payudara.

Padahal, payudara nyeri sebelah kiri maupun kanan umumnya tidak disebabkan oleh kondisi serius dan dapat hilang atau mereda dengan sendirinya seiring waktu.

Penyebab Payudara Nyeri Sebelah Kiri

Ada beragam penyebab payudara nyeri sebelah kiri yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  1. Siklus menstruasi

Penyebab nyeri payudara atau mastalgia, baik pada kedua payudara atau hanya payudara kiri saja, umumnya berkaitan dengan siklus menstruasi. Rasa nyeri tersebut dipengaruhi oleh perubahan kadar hormon yang terjadi menjelang masa menstruasi.

Namun, keluhan ini hanya bersifat sementara dan akan hilang dengan sendirinya saat awal menstruasi atau selesai menstruasi.

  1. Kehamilan

Nyeri payudara kiri dan kanan bisa menjadi gejala awal kehamilan. Kondisi ini dapat terjadi karena pengaruh dari perubahan hormon estrogen, progesteron, dan prolaktin yang terjadi selama kehamilan.

Selain nyeri, payudara akan tampak bengkak dan puting payudara juga terasa lebih sensitif. Gejala awal kehamilan ini memang sekilas mirip dengan gejala sindrom pramenstruasi. Namun, payudara sensitif dan nyeri yang muncul karena kehamilan cenderung lebih intens.

  1. Menyusui

Menyusui juga bisa menyebabkan nyeri payudara, baik pada payudara kanan maupun payudara kiri. Hal ini umum terjadi karena produksi ASI yang melimpah dan biasanya akan mereda setelah ASI dikeluarkan.

Selain pengaruh produksi ASI, saluran ASI tersumbat atau mastitis juga bisa memicu payudara kiri maupun kanan terasa nyeri. Kondisi tersebut umumnya dapat diatasi dengan cara sederhana, seperti mengompres payudara dengan air hangat dan memijat payudara secara lembut.

Penyebab Payudara Terasa Nyeri dan Kencang

Penyebab payudara terasa nyeri dan kencang umumnya adalah perubahan hormon. Selain itu, masih ada berbagai penyebab lain yang juga penting untuk diketahui. Meski biasanya tidak berbahaya, nyeri payudara yang tidak kunjung hilang perlu diwaspadai.

Payudara terasa nyeri dan kencang merupakan keluhan yang cukup umum terjadi. Nyeri payudara bisa menyebar hingga ke ketiak dan biasanya dirasakan pada kedua payudara.

Jika Anda mengalaminya, jangan dahulu terlalu khawatir. Kenali apa saja penyebab payudara terasa nyeri dan kencang, mulai dari yang umum hingga yang perlu diwaspadai.

Berbagai Penyebab Payudara Terasa Nyeri dan Kencang
Berikut ini adalah beberapa agen sbobet penyebab payudara terasa nyeri dan kencang yang perlu Anda ketahui:

  1. Perubahan hormon

Perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron bisa menyebabkan payudara terasa nyeri dan kencang. Perubahan kadar hormon dalam berbagai periode tersebut mengakibatkan perubahan ukuran payudara. Selain itu, hormon juga dapat menyebabkan payudara menyimpan banyak air sehingga membuatnya lebih berat, kencang, dan terasa nyeri.

  1. Infeksi payudara

Infeksi payudara atau mastitis bisa menyebabkan payudara terasa nyeri dan kencang. Kondisi ini paling umum dialami oleh ibu menyusui. Mastitis terjadi ketika saluran ASI tersumbat dan bakteri tumbuh secara berlebihan. Bakteri bisa berasal dari kulit ibu menyusui atau mulut bayi yang masuk ke payudara melalui puting.

Selain membuat payudara terasa nyeri dan kencang, mastitis bisa menimbulkan kemerahan di kulit, benjolan di payudara, serta demam. Kondisi ini perlu segera diperiksakan ke dokter guna mencegah infeksi yang berat.

  1. Efek samping obat-obatan tertentu

Penyebab payudara terasa nyeri dan kencang juga bisa karena efek samping pengobatan tertentu, khususnya obat hormonal seperti KB suntik, pil KB, perawatan kesuburan, atau terapi pengganti hormon reproduksi.

Obat hormonal bekerja dengan mengatur kadar hormon, sehingga membuat perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron secara signifikan. Perubahan inilah yang bisa menyebabkan penumpukan cairan di payudara dan menimbulkan rasa nyeri, kencang, serta berat.

  1. Cedera payudara

Seperti bagian tubuh lainnya, payudara juga bisa terluka, misalnya akibat kecelakaan, olahraga, atau operasi. Cedera payudara bisa menimbulkan rasa nyeri dan bengkak.

Meski menyaktikan, cedera payudara biasanya sembuh dalam waktu beberapa hari, kecuali jika hal ini disertai luka terbuka yang memicu perdarahan terus-menerus. Kondisi tersebut perlu mendapatkan penanganan medis segera di rumah sakit.

  1. Tumor payudara

Tumor payudara juga bisa menjadi penyebab payudara terasa nyeri dan kencang. Kondisi ini ditandai dengan benjolan bulat yang terasa kenyal, lunak, dan mudah digerakkan.

Benjolan tumor payudara yang tumbuh biasanya bersifat jinak dan tidak berbahaya. Beberapa jenis tumor payudara yang sering ditemui adalah fibrokistik atau kista payudara.

Pada kondisi tertentu, penyebab payudara terasa nyeri dan kencang juga bisa karena penggunaan bra yang tidak pas, terutama saat berolahraga. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk memakai bra yang nyaman, ukurannya pas, dan mudah menyerap keringat.

Payudara terasa nyeri dan kencang umumnya termasuk keluhan yang normal dialami oleh wanita. Biasanya, keluhan ini dapat mereda dengan mengompres payudara dengan kompres hangat dan memijatnya dengan lembut.