Arsip Kategori: Gaya Hidup

Menyajikan berita gaya hidup terbaru, berita fashion style Indonesia dan dunia.

Tips Berhubungan Seks di Usia Tua

Usia yang terus bertambah dan energi yang tidak sama lagi seperti saat muda dulu, mungkin bisa menurunkan gairah seks kamu dan pasangan. Padahal, mempertahankan “adegan ranjang” tetap bergelora meski diusia lanjut bukan hal yang sulit, lho. Ada beberapa tips yang bisa dicoba.

Seberapa sering pasangan suami istri melakukan hubungan seksual tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah usia. Namun, selain usia, gairah seksual, gaya hidup, dan kesehatan tubuh juga memengaruhi kemampuan suami istri dalam berhubungan intim.

Frekuensi Berhubungan Seksual Berdasarkan Umur
Berdasarkan sebuah studi, frekuensi seks pasangan yang sudah menikah akan berbeda-beda menurut kelompok usia masing-masing. Semakin bertambah usia, maka umumnya akan semakin jarang pasangan untuk berhubungan seks.

Mereka yang berusia 18–29 tahun rata-rata berhubungan seks setidaknya 84 kali dalam setahun, alias sekitar dua kali dalam seminggu. Pada usia 40-an, frekuensi hubungan seks pasangan kemudian turun menjadi 63 kali dalam setahun.

Artinya, pasangan yang menginjak usia 40 tahun hanya berhubungan seks sekitar satu kali per minggu. Ketika sudah menginjak usia 70 tahun, frekuensi bercinta pun akan semakin berkurang, yaitu 10 kali dalam setahun.

Meski para ahli memprediksi bahwa kehidupan seksual pasangan cenderung menurun seiring bertambahnya usia, bukan berarti kamu dan pasangan tidak bisa menikmatinya, ya. Sebab, masih banyak kok pasangan suami istri yang tetap bisa menikmati hubungan seksual walau sudah berusia tua.

Tips Menikmati Hubungan Seksual di Usia Lanjut
Agar hubungan seksualmu dan pasangan di usia lanjut semakin menggairahkan, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Lakukan hal baru

Ketika sudah memasuki usia lanjut, sebagian orang mengalami nyeri di beberapa bagian tubuh. Kondisi ini bisa membuat kamu atau pasanganmu justru menjadi tidak nyaman ketika berhubungan seksual.

Supaya kalian berdua masih bisa menikmati aktivitas seksual di usia tua, coba deh siasati dengan melakukan hal-hal baru dan mencoba posisi seks baru bersama pasangan.

Sebagai contoh, posisi wanita duduk di meja dan pria berdiri. Dengan posisi seperti ini, tidak ada yang saling menahan beban, sehingga hubungan seksual bisa dilakukan dengan lebih nyaman.

  1. Gunakan bantalan

Meski menderita radang sendi atau sakit punggung, kehidupan seksual masih bisa berjalan dengan lancar. Ada banyak cara yang bisa dicoba, misalnya dengan menaruh bantalan sebagai penyangga atau melakukan hubungan seks dengan posisi bersampingan (side-by-side).

  1. Manfaatkan pelumas

Wanita yang telah memasuki masa menopause rentan untuk mengalami vagina kering. Hal ini membuat hubungan seksual terasa tidak nyaman dan nyeri. Untuk mengakalinya, kamu bisa menggunakan pelumas vagina berbahan dasar air, agar penetrasi seksual tidak terasa sakit dan momen ini bisa kalian nikmati bersama.

  1. Kelola stres dengan cara yang positif

Stres bisa menyebabkan gangguan keseimbangan hormon di dalam tubuh. Tidak jarang, hal ini juga berdampak pada menurunnya gairah seksual. Selain itu, stres yang tidak dikelola dengan baik juga berpotensi membuat pembuluh darah arteri menyempit, sehingga berisiko mengakibatkan penurunan aliran darah ke penis.

Hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi. Bila pasanganmu mengalaminya, bisa saja ia jadi kesulitan untuk menikmati aktivitas seksual.

  1. Jalin komunikasi yang baik

Tak sedikit orang yang merasa canggung atau malu untuk membicarakan seks dengan pasangannya. Untuk membina hubungan seks yang baik dan memuaskan, kamu perlu mengutarakannya langsung dengan pasanganmu.

Katakan padanya tentang apa yang kamu inginkan dan butuhkan dari seks. Tanyakan juga kepadanya hal yang sama. Dengan membicarakan hal ini, kamu pun jadi tahu apa yang pasanganmu inginkan. Hal ini tentunya bisa mencapai kepuasan seksual dan kualitas hubungan kalian berdua, lho.

Memahami Pentingnya Persiapan sebelum Mendaki Gunung

Mendaki gunung telah menjadi kegiatan yang populer di segala usia. Namun, mengingat medan yang ditempuh tidaklah mudah, maka persiapan mendaki gunung harus diperhatikan dengan saksama.

Mendaki gunung merupakan salah satu aktivitas berat dan membutuhkan fisik yang prima. Tak hanya itu, saat mendaki gunung dengan ketinggian tertentu, tekanan oksigen di udara juga akan berkurang.

Selain menyebabkan kelelahan, berada di ketinggian tinggi tanpa persiapan yang matang bisa membuat seseorang mengalami masalah kesehatan.

Perhatikan Beberapa Faktor Keamanan
Ada beberapa persiapan mendaki gunung yang harus dilakukan oleh para pendaki, salah satunya dengan mempersiapkan peralatan pendakian. Agar mendaki gunung bisa dilakukan dengan baik, seorang pendaki harus membawa peralatan yang tepat.

Selain untuk mempermudah kegiatan mendaki, peralatan yang tepat juga berguna untuk menjaga keamanan. Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan antara lain:

  1. Pastikan kondisi kesehatan

Sebelum mendaki gunung, persiapan yang sangat penting untuk dilakukan adalah memastikan kondisi kesehatan Anda prima untuk bepergian.

Jika memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti sleep apnea atau penyakit jantung, sebelum mendaki gunung Anda perlu berkonsultasi ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Anda layak untuk bepergian.

Disarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol atau beraktivitas fisik terlalu berat setidaknya 48 jam sebelum mendaki gunung.

  1. Kenakan pakaian yang sesuai

Persiapan mendaki gunung kedua yang harus diperhatikan adalah perihal pakaian. Pakaian yang dikenakan merupakan salah satu faktor kunci bagi keamanan dan kenyamanan dalam melakukan pendakian.

Dengan mengenakan pakaian yang tepat, gerakan dan manuver saat mendaki akan lebih mudah dilakukan. Karena medan yang ditempuh melibatkan ketinggian, usahakan pakaian yang digunakan mampu melindungi diri dari keadaan cuaca yang ada di sana. Kondisi cuaca yang mudah berubah juga harus diantisipasi.

  1. Gunakan alas kaki dan tongkat yang tepat

Memakai sepatu yang tepat bisa menjadi kunci untuk menaklukkan medan pendakian. Sepatu yang pas di kaki akan memberikan kenyamanan pada pergelangan kaki, stabilitas, dan pijakan.

Jika pendakian dilakukan di daerah yang berbatu, gunakan satu atau dua tongkat untuk membantu menjaga keseimbangan di bagian yang tidak rata dan untuk membantu mengurangi efek benturan pada lutut, pinggul, pergelangan kaki, dan pinggang belakang.

  1. Bawa makanan dan air secukupnya

Persiapan mendaki gunung selanjutnya adalah mencukupi pasokan makanan dan air. Karena puncak gunung cenderung jauh dari keramaian, maka pastikan untuk membawa makanan dan minuman yang cukup. Usahakan ransel yang digunakan tepat dan cocok untuk membawa perlengkapan tersebut.

Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul

Salah satu masalah kesehatan yang berpotensi dialami oleh para pendaki adalah altitude sickness atau penyakit akibat ketinggian. Penyakit ini biasa terjadi ketika seseorang tidak mendapatkan cukup oksigen di ketinggian. Gangguan ini bisa ditandai dengan gejala berupa sakit kepala, tidak nafsu makan, dan susah tidur.

Gejala lain yang mungkin muncul antara lain lemah, lelah, sesak napas, muntah, dan pusing. Kondisi ini biasa terjadi pada pendakian dengan ketinggian 2.400 meter atau lebih, yang dilakukan terlalu cepat.

Jika kondisi ini berkembang menjadi lebih parah, penyakit ketinggian ini bisa berkembang menjadi dua macam, yaitu edema paru atau edema otak karena ketinggian. Ederma paru terjadi karena terlalu banyaknya cairan di paru-paru, sedangkan jenis kedua akibat cairan terlalu banyak menumpuk di otak.

Jangan Putus Asa, Ada Banyak Cara Menahan Nafsu Makan

Pada dasarnya, setiap orang memiliki nafsu makan yang berbeda-beda. Ada orang yang mudah mengendalikan nafsu makan, namun tak sedikit pula yang kesulitan menahannya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh metabolisme dan aktivitas fisik sehari-hari.

Nafsu makan yang sulit dikendalikan bisa membuat seseorang lebih banyak ngemil atau makan berlebihan. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal tersebut dapat berakibat pada meningkatnya berat badan, bahkan hingga obesitas. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan.

Berbagai Cara Menahan Nafsu Makan

Jika Anda terus merasa lapar dan sulit menahan nafsu makan, cobalah lakukan beberapa cara menahan nafsu makan berikut ini:

  1. Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat

Tidak hanya baik untuk pencernaan, kandungan serat dalam makanan juga membuat perut kenyang lebih lama. Oleh karena itu, manfaat serat yang satu ini baik untuk menekan nafsu makan Anda.

Beberapa jenis makanan tinggi serat adalah kacang-kacangan, gandum, agar-agar, serta buah dan sayur. Selain banyak mengandung serat, makanan-makanan tersebut juga mengandung banyak nutrisi lain yang baik untuk kesehatan tubuh.

  1. Makan secara perlahan

Saat sedang makan, diperlukan waktu sekitar 20 menit bagi tubuh untuk memunculkan sensasi rasa kenyang. Jika Anda makan secara perlahan, maka akan memberikan waktu bagi otak untuk menangkap sinyal bahwa Anda sudah kenyang sembari membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi.

Dengan demikian, Anda bisa mengurangi asupan kalori yang masuk sekaligus mengendalikan nafsu makan.

  1. Perbanyak minum air putih

Berbagai penelitian menyatakan bahwa membiasakan diri untuk banyak minum air putih dapat menekan rasa lapar, sehingga mengurangi dorongan untuk ngemil atau makan secara berlebihan. Anda juga bisa memilih sparkling water sebagai alternatif dari minum air putih.

Tak hanya mengurangi nafsu makan, konsumsi air putih juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan mencegah dehidrasi. Untuk itu, pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih, setidaknya 3 liter untuk pria, dan 2 liter untuk wanita, per hari.

  1. Jangan lewatkan sarapan

Hindari melewatkan sarapan di pagi hari. Selain membuat Anda kenyang sepanjang pagi, sarapan juga mencegah Anda makan berlebihan di siang harinya. Namun, pastikan Anda tetap mengonsumsi menu sarapan sehat ya, yakni yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, protein, dan sedikit lemak.

  1. Berolahraga secara teratur

Saat tubuh baru menjalani aktivitas fisik atau olahraga, maka biasanya nafsu makan memang sedikit meningkat. Namun, jika dilakukan secara rutin, olahraga justru dapat membantu tubuh untuk menahan nafsu makan.

Rutin berolahraga dipercaya mampu mengurangi aktivitas bagian otak yang mengendalikan nafsu makan dan mengurangi kadar hormon yang memicu rasa lapar.

Mengenal Lebih Dekat Kandungan Salep Jerawat

Salep jerawat termasuk salah satu jenis obat yang relatif mudah didapatkan. Namun, sebelum menggunakannya, ketahui dulu berbagai kandungan pada salep jerawat dan cara kerjanya, agar penanganan jerawat dapat lebih optimal.

Jerawat, termasuk jerawat pasir, bisa terjadi di usia remaja dan dewasa. Bintil kecil kemerahan ini kerap muncul pada area wajah, dada, atau punggung. Meski tak berbahaya, terkadang kemunculan jerawat dapat mengurangi rasa percaya diri.

Untungnya acne atau jerawat pengganggu ini bisa diobati secara mandiri, misalnya dengan mengoleskan krim, gel, atau salep jerawat. Akan tetapi, pemilihan krim jerawat tidak bisa dilakukan sembarangan, Anda disarankan untuk memilih salep jerawat dengan kandungan yang sesuai dengan masalah kulit Anda.

Memilih Salep Jerawat Berdasarkan Kandungannya
Berikut adalah kandungan yang umumnya ada di dalam salep jerawat:

  1. Benzoyl peroxide
    Benzoyl peroxide bekerja dengan cara membuang sumbatan di pori-pori kulit, membantu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, dan mengurangi peradangan.

Di masa-masa awal menggunakan salep jerawat yang mengandung bahan ini, jerawat kemungkinan akan bertambah parah. Kulit wajah pun bisa menjadi kemerahan dan mengelupas.

Namun jangan khawatir. Keluhan tersebut akan mulai membaik setelah menggunakan benzoyl peroxide minimal selama 4 minggu. Perlu diketahui, zat ini juga dapat menimbulkan efek samping berupa kulit kering, terasa panas, kesemutan, atau sedikit perih.

  1. Salicylic acid
    Asam salisilat atau salicylic acid bekerja dengan cara membersihkan pori-pori yang tersumbat. Salep jerawat ini bisa membuat bagian atas kulit menjadi terkelupas. Kulit juga bisa menjadi kemerahan, kering, dan lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.
  2. Retinoid

Salep jerawat yang mengandung retinoid mampu menghilangkan sel-sel kulit mati dari permukaan kulit dan membantu mencegah penumpukan kotoran pada pori-pori. Efek samping paling umum dalam penggunaan retinoid adalah iritasi ringan dan kulit terasa perih.

Salep ini biasanya dioleskan kira-kira 20 menit setelah mencuci wajah, sekali dalam sehari sebelum tidur.

Efek perbaikan jerawat biasanya akan terlihat setelah 6 minggu pemakaian salep jerawat yang mengandung retinoid. Selama menggunakannya, disarankan untuk menghindari paparan sinar matahari atau ultraviolet berlebihan serta gunakan selalu sunscreen.

  1. Azelaic acid

Azelaic acid biasanya digunakan sebagai alternatif jika efek samping benzoyl peroxide atau retinoid dirasa sangat menyakitkan dan tidak nyaman. Obat jerawat oles dengan kandungan ini mampu menyingkirkan kulit mati dan membunuh bakteri, tetapi biasanya hasil akan terlihat setelah sebulan pemakaian.

Gunakan setidaknya 2 kali sehari, atau 1 kali sehari jika kulit Anda sensitif. Selama menggunakan obat ini, disarankan untuk menghindari paparan sinar matahari dan berhati-hati dengan risiko kulit menjadi kering, gatal, kemerahan, dan terasa perih.

  1. Antibiotik

Salep jerawat yang mengandung antibiotik bisa mengurangi jumlah bakteri dan peradangan pada kulit, tetapi tidak cukup ampuh mengatasi sumbatan pori-pori. Untuk mengobati jerawat, kandungan antibiotik biasanya dikombinasikan dengan bahan lain, seperti benzoyl peroxide.

Antibiotik juga bisa mengakibatkan dampak yang sama seperti bahan-bahan lain yang telah disebutkan sebelumnya. Penggunaan salep jerawat ini disarankan untuk tidak digunakan selama lebih dari delapan minggu.

Tips Pola Makan untuk Diet Sehat

Diet kerap digunakan sebagai cara untuk mendapatkan berat badan ideal. Namun, pola makan untuk diet sehat bukan berarti harus dilakukan dengan melewatkan waktu makan. Untuk mengetahui cara tepat menjalani diet sehat, simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Kunci diet sehat adalah menyeimbangkan jumlah kalori yang dikonsumsi dengan yang dikeluarkan. Selain itu, diet yang sehat juga perlu dilakukan dengan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, seperti protein, karbohidrat, lemak, serta aneka vitamin dan mineral.

Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi tubuh, pola makan untuk diet sehat juga baik untuk menjaga berat badan tetap ideal dan mengurangi risiko terjadinya penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

Untuk melakukan diet sehat, penting bagi Anda untuk mengetahui panduan kebutuhan kalori harian dan apa saja pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi.

Rekomendasi Jumlah Asupan Kalori Harian
Berat badan Anda akan meningkat saat jumlah kalori yang dikonsumsi melebih batas kalori yang diperlukan oleh tubuh, terlebih bila Anda juga jarang berolahraga. Sebab, kelebihan kalori yang tidak digunakan oleh tubuh akan disimpan sebagai lemak.

Oleh karena itu, agar berat badan dan kesehatan tubuh tetap terjaga, jumlah kalori harian yang Anda konsumsi harus seimbang.

Pilihan Makanan untuk Diet Sehat
Pilihan makanan dan minuman yang Anda konsumsi perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalori tubuh setiap harinya. Anda bisa mencukupi asupan kalori tersebut dari berbagai makanan, seperti telur, ikan, daging, buah-buahan, dan sayuran.

Bila Anda mengonsumsi makanan dan minuman kemasan, Anda bisa menyesuaikan kalori yang masuk ke dalam tubuh dengan melihat jumlah kalori yang biasanya tertera pada label kemasan.

Makanan yang Perlu Dihindari Saat Menjalani Diet Sehat
Dalam menjalani pola makan sehat, Anda perlu membatasi konsumsi makanan yang banyak mengandung garam, lemak jenuh atau kolesterol, serta gula tambahan.

Tips Pola Makan untuk Diet Sehat
Keberhasilan diet dan menerapkan pola makan sehat dimulai dengan mengubah kebiasaan makan secara bertahap dan konsisten. Jika tidak bisa dilakukan secara konsisten, tidak jarang orang-orang yang ingin menurunkan berat badan justru terjebak ke dalam diet yoyo. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk memulai diet sehat:

Hindari melewatkan waktu makan
Menunda atau melewatkan waktu makan, khususnya sarapan, dapat membuat tubuh kekurangan energi. Kebiasaan tidak sarapan juga dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi tertentu, misalnya protein, kalsium, magnesium, zinc, vitamin A, vitamin C, dan folat.

Makan sebelum lapar
Anda disarankan untuk makan sebelum rasa lapar muncul. Dengan demikian, porsi makan Anda akan lebih terkontrol dan Anda menjadi cepat kenyang. Hindari makan atau ngemil saat Anda sudah merasa sangat lapar atau ketika Anda sedang cemas atau stres.

Jika Anda makan pada situasi tersebut, dorongan untuk makan berlebihan akan lebih tinggi, sehingga Anda akan sulit mengatur porsi makan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Akibatnya, berat badan pun akan sulit dikendalikan.

Batasi kebiasaan ngemil
Kurangi kebiasaan mengonsumsi camilan untuk menghilangkan rasa lapar atau mengisi waktu senggang, terlebih camilan yang kurang sehat, seperti keripik, gorengan, atau es krim.

Meski terasa nikmat, jenis camilan tersebut mengandung banyak lemak jenuh, gula, serta garam, namum rendah kandungan nutrisinya. Sebagai gantinya, Anda dapat mengganti camilan dengan pilihan yang lebih sehat, seperti buah-buahan, kacang almond, telur rebus, atau yoghurt tinggi protein, namun rendah lemak.

Mengenali Kalori Sebagai Kunci Berat Badan Sehat

Kalori merupakan nilai yang menunjukkan jumlah energi yang diperoleh dari makanan dan minuman. Memenuhi kebutuhan kalori setiap harinya sangat penting dilakukan agar Anda bisa melakukan berbagai aktivitas, selain tentunya agar fungsi dan proses di dalam tubuh Anda berjalan dengan baik.

Kalori yang diperoleh dari makanan dan minuman akan diubah menjadi energi melalui proses metabolisme. Energi tersebut akan digunakan untuk mendukung kinerja dan fungsi berbagai organ tubuh. Sisa kalori yang tidak diubah menjadi energi akan disimpan dalam tubuh sebagai lemak.

Itulah sebabnya mengapa mengonsumsi makanan berkalori tinggi bisa meningkatkan berat badan jika tidak diiringi dengan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin.

Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Sehari-hari
Jumlah kebutuhan kalori setiap orang berbeda-berbeda, tergantung jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan, serta metabolisme tubuh. Rata-rata pria dewasa memerlukan sekitar 2.000–2.650 kalori per hari, sedangkan wanita dewasa membutuhkan sekitar 1.800–2.250 kalori setiap harinya.

Rekomendasi jumlah asupan kalori di atas merupakan perkiraan kebutuhan kalori pada orang yang sehat dengan tingkat aktivitas fisik ringan, misalnya pekerja kantoran.

Pada orang yang menderita penyakit tertentu, seperti diabetes, kanker, sindrom metabolik, penyakit jantung, dan malnutrisi, atau orang yang memiliki aktivitas fisik tinggi, misalnya atlet, perhitungan jumlah kalori yang dibutuhkan bisa berbeda dengan orang sehat.

Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan dan perhitungan jumlah asupan kalori oleh dokter gizi pada kelompok tersebut.

Sumber Kalori Dalam Makanan
Satu porsi makanan tertentu bisa memiliki jumlah kalori yang berbeda dengan porsi makanan lain. Kalori dalam makanan dan minuman ini berasal dari aneka nutrisi di dalamnya, seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

Setiap nutrisi memiliki jumlah kalori yang berbeda, misalnya dalam 1 gram lemak terkandung sekitar 9 kalori, sedangkan 1 gram karbohidrat dan protein rata-rata mengandung 4 kalori.

Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa makanan tinggi lemak memiliki lebih banyak kalori daripada makanan yang rendah lemak.

Saat mengonsumsi makanan atau minuman kemasan, label takaran kalori biasanya tertera di balik kemasan. Tabel takaran kalori ini dapat digunakan untuk memastikan bahwa Anda tidak berlebihan atau kekurangan dalam mengonsumsi kalori.

Deretan Makanan Penyebab Kolesterol yang Perlu Diketahui

Orang yang memiliki kolesterol tinggi perlu menghindari konsumsi makanan penyebab kolesterol. Tak hanya itu, orang dengan riwayat atau risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes pun disarankan untuk membatasi makanan penyebab kolesterol, seperti makanan cepat saji, susu, dan keju.

Kolesterol adalah komponen lemak yang berperan penting untuk menjaga sel dan jaringan tubuh tetap berfungsi. Meski demikian, jumlahnya tidak boleh melebihi batas normal kolesterol dalam tubuh.

Anda disarankan untuk menjaga konsumsi kolesterol yang diperoleh dari makanan dengan jumlah tidak lebih dari 200 mg per hari. Jika kadar kolesterol dalam tubuh terlalu tinggi, risiko munculnya penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan obesitas, akan meningkat.

Mengenal Manfaat Kolesterol
Kolesterol diproduksi oleh hati dan terbagi menjadi beberapa jenis, yakni kolesterol baik (HDL), trigliserida, dan kolesterol jahat (LDL). Seseorang dikatakan memiliki kadar kolesterol normal jika jumlah HDL lebih dari 60mg/dL, trigliserida kurang dari 150 mg/dL, dan LDL kurang dari 100 mg/dL.

Kolesterol berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Selain itu, kolesterol juga membantu tubuh dalam proses produksi empedu, vitamin D, serta beberapa jenis hormon, seperti kortisol, testosteron, estrogen, dan progesteron.

Daftar Makanan Penyebab Kolesterol
Selain diproduksi oleh hati, kolesterol juga bisa ditemukan di dalam makanan. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan penyebab kolesterol yang perlu dibatasi konsumsinya:

  1. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji, seperti hamburger dan pizza, mengandung sekitar 85–180 mg kolesterol dalam satu porsinya. Jumlah kolesterol yang dikonsumsi juga dapat bertambah saat Anda minum soda dan mengonsumsi kentang goreng bersamaan dengan makanan tersebut.

Karena jumlah kolesterolnya yang tinggi, Anda dianjurkan membatasi konsumsi makanan cepat saji dan mengganti minuman bersoda dengan air putih guna mencegah meningkatnya kolesterol dalam tubuh.

  1. Es krim

Satu cup es krim mengandung lebih banyak kolesterol dibandingkan satu buah burger dan donat. Daripada mengonsumsi es krim sebagai hidangan penutup, lebih baik Anda menggantinya dengan semangkuk buah segar yang kaya serat dan nutrisi, serta rendah kalori. Buah juga merupakan makanan yang baik untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

  1. Steak

Steak daging sapi adalah salah satu makanan yang banyak mengandung kolesterol. Meski tinggi kolesterol dan lemak jenuh, bukan berarti Anda tidak dapat mengonsumsi steak daging sapi sama sekali.

Jika ingin makan steak, pilihlah daging tanpa lemak yang kadar kolesterolnya lebih rendah, seperti bagian perut sapi (beef flank). Dalam sepotong daging sapi tanpa lemak, terkandung sekitar 300 mg kolesterol. Anda juga bisa mengganti daging sapi dengan daging domba dengan kandungan kolesterol lebih rendah, yaitu sekitar 100–150 mg.

  1. Telur

Telur dapat menjadi sumber protein sehat selama tidak dikonsumsi secara berlebihan setiap harinya. Jika sudah mengonsumsi telur sebagai menu sarapan, Anda disarankan untuk menghindari konsumsi sumber kolesterol lain, seperti jeroan dan daging berlemak, sebagai menu makan siang. Penderita kolesterol tinggi masih diperbolehkan untuk mengonsumsi 4–6 telur per minggu.

  1. Makanan laut

Beberapa jenis makanan laut, seperti lobster, merupakan makanan penyebab kolesterol tinggi. Dalam setiap 100 gr lobster terkandung sekitar 70 mg kolesterol. Untuk mengurangi asupan kolesterol, pilihlah hidangan laut lain, seperti ikan, dan sebaiknya olah makanan laut tersebut dengan cara direbus atau dikukus daripada digoreng.

Jangan Sepelekan Fungsi Ginjal dalam Tubuh

Fungsi ginjal begitu penting bagi manusia. Tanpa adanya kedua ginjal, berbagai sistem dalam tubuh tidak akan berjalan dengan baik dan manusia pun tidak dapat bertahan hidup. Oleh karena itu, fungsi dan kesehatan ginjal harus selalu dijaga.

Ginjal terdiri dari sepasang organ, yaitu ginjal kiri dan ginjal kanan, yang terletak di area punggung bagian bawah. Organ ini bentuknya menyerupai kacang merah dan berukuran sekitar 10–13 cm atau sebesar kepalan tangan.

Ginjal memiliki sekitar satu juta nefron, yang berperan sebagai penyaring darah. Selain itu, organ yang termasuk dalam sistem urinaria ini juga terdiri dari korteks ginjal, sumsum ginjal, dan pelvis ginjal, yang juga memiliki perannya masing-masing.

Mengenal Fungsi Ginjal

Berikut ini adalah beberapa fungsi ginjal bagi manusia:

  1. Menyaring darah

Sebelumnya telah disebutkan bahwa salah satu fungsi utama ginjal adalah menyaring darah. Proses penyaringan tersebut akan menghasilkan zat sisa dan kelebihan cairan yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui urine.

  1. Menyaring dan membuang limbah

Fungsi ginjal lainnya adalah menyaring dan membuang limbah, seperti racun, garam berlebih, dan urea, yaitu limbah mengandung nitrogen hasil dari metabolisme protein.

Urea yang terbentuk dalam tubuh akan diangkut melalui darah ke ginjal untuk kemudian dibuang. Tanpa ginjal, limbah dan racun akan menumpuk dalam darah dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

  1. Mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh

Ginjal memastikan bahwa jaringan tubuh telah menerima air yang cukup agar dapat berfungsi dengan baik. Organ ini akan bereaksi terhadap perubahan kadar air dalam tubuh. Ketika asupan air dalam tubuh berkurang, ginjal akan menahan air, bukan membuangnya.

  1. Mengatur tekanan darah dan tingkat garam dalam darah

Ginjal memproduksi enzim renin yang bertugas untuk mengatur tekanan darah dan garam dalam darah. Hal ini karena ginjal memerlukan tekanan dan aliran darah yang stabil untuk dapat menyaring darah.

  1. Mengatur sel darah merah

Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen, ginjal akan mengeluarkan hormon eritropoietin, yaitu hormon yang merangsang produksi sel darah merah pembawa oksigen lebih banyak. Ketika kadar oksigen atau sel darah merah sudah kembali normal, hormon ini akan berhenti diproduksi.

Manfaat Bermain Catur untuk Kesehatan

Ada beragam manfaat bermain catur, terutama untuk kesehatan otak dan mental. Salah satu permainan yang banyak digemari orang ini diketahui baik untuk meningkatkan daya konsentrasi hingga mengasah kreativitas dan kecerdasan seseorang.

Catur adalah salah satu jenis permainan strategi yang dilakukan di atas sebuah papan berpola kotak-kotak dan umumnya dimainkan oleh 2 orang. Meski tidak memerlukan aktivitas fisik yang berat, catur dianggap sebagai salah satu cabang olahraga yang bisa memberikan manfaat bagi kesehatan.

Manfaat Bermain Catur bagi Kesehatan
Tak hanya menyenangkan, ada beragam manfaat bermain catur bagi kesehatan yang dapat Anda peroleh bila dilakukan secara rutin, yaitu:

  1. Menjaga kesehatan dan fungsi otak

Salah satu manfaat bermain catur adalah menjaga fungsi dan kesehatan otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa permainan catur dapat meningkatkan kapasitas memori otak sekaligus melatih kemampuan otak untuk berpikir, menyusun rencana, dan memecahkan masalah.

  1. Meningkatkan kecerdasan

Selain meningkatkan memori, bermain catur juga bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan otak. Orang yang sering bermain catur memiliki kemampuan berpikir dan nalar yang baik, sehingga lebih mudah memperoleh solusi dari suatu masalah.

Ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa anak-anak yang suka bermain catur rata-rata memiliki prestasi akademik dan IQ yang lebih baik daripada anak-anak yang jarang bermain catur. Ini artinya permainan catur bisa membuat anak menjadi lebih cerdas.

  1. Meningkatkan daya konsentrasi

Sulit konsentrasi bisa membuat seseorang membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan, serta sulit memahami pelajaran di kelas atau menyerap informasi. Kesulitan dalam berkonsentrasi bisa disebabkan oleh banyak hal dan salah satunya adalah proses penuaan pada otak.

Jika Anda merasa sering sulit konsentrasi, bermain catur bisa mulai Anda lakukan secara rutin. Permainan ini terbukti baik untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih kapasitas otak dalam menyimpan memori jangka pendek.

  1. Meningkatkan kreativitas

Tak hanya bagi para seniman, seperti artis, musisi, atau pelukis, kreativitas merupakan hal yang penting dimiliki oleh setiap manusia. Kemampuan berpikir kreatif berperan penting untuk memecahkan masalah dan memahami situasi dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagian orang ada yang terlahir dengan bakat berpikir kreatif secara alami, tetapi ada juga yang tidak. Nah, untuk mengasah kreativitas, Anda bisa mencoba berbagai aktivitas, termasuk bermain catur.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bermain catur dapat melatih kemampuan otak dalam berimajinasi, sehingga kreativitas pun dapat lebih terbentuk.

  1. Mencegah pikun

Pikun adalah gangguan memori yang membuat seseorang sering lupa. Saat mengalami pikun yang parah atau demensia, seseorang bahkan bisa kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari dan tidak bisa mengenali orang terdekatnya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai penyakit, misalnya penyakit Alzheimer.

Untuk mencegah pikun, Anda disarankan untuk rutin melatih kemampuan otak dalam mengingat dan berpikir. Ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan untuk mencegah pikun, mulai dari sering membaca, bermain musik, menjalani hobi, hingga bermain catur.

Beberapa studi menunjukkan bahwa permainan catur bermanfaat dalam memelihara kesehatan dan fungsi otak, serta melatih ketajaman memori dan konsentrasi. Pada lansia, efek bermain catur juga baik untuk mencegah pikun dan demensia.

Tidur Cukup Bisa Membuatmu Terlihat Lebih Cantik, lho!

Ingin terlihat lebih cantik tanpa menguras kantong bukan hal yang mustahil, kok. Hanya dengan menerapkan pola hidup yang sehat, seperti tidur cukup setiap malam, kamu juga bisa membuat penampilanmu terlihat lebih menawan.

Orang dewasa dianjurkan untuk tidur setidaknya 8 jam setiap malamnya. Menurut penelitian, tidur yang cukup pada malam hari bisa membuat kulit terlihat lebih muda dan sehat. Tidak hanya itu, tubuh juga akan menjadi fit dan segar, sehingga aura kecantikanmu dapat terpancar dengan sempurna.

Manfaat Tidur Cukup

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu dapat dari tidur setidaknya 8 jam tiap malamnya:

  1. Terlihat lebih muda

Kurang tidur bisa membuat mata terlihat bengkak dan kulit wajah menjadi pucat. Jika hal ini terjadi terus-menerus, efeknya pun akan bertambah parah karena bisa menyebabkan munculnya garis-garis halus dan lingkaran hitam di bawah mata, serta kulit akan tampak kusam.

Selain itu, kurang tidur bisa meningkatkan produksi hormon kortisol. Bila jumlah hormon ini bertambah, maka zat protein yang membuat kulit kenyal dan halus atau kolagen bisa dengan mudah rusak.

Sebaliknya, ketika mendapat waktu tidur yang cukup, tubuh akan memproduksi kolagen serta hormon pertumbuhan, yang berfungsi untuk memperbaiki sel dan jaringan kulit.

  1. Berkurangnya kantong mata dan garis-garis halus

Jika memiliki kantong mata akibat kurang istirahat, kamu bisa memudarkannya dengan tidur yang cukup dan berkualitas. Selain kantong mata, garis-garis halus atau kerutan pada wajah juga bisa tersamarkan jika kamu mencukupkan kebutuhan tidurmu.

Hal ini karena pada saat tidur, tubuh melakukan perbaikan jaringan tubuh yang rusak, termasuk kulit. Efek positif lainnya yang bisa kamu rasakan yaitu kamu akan terbangun dengan kulit wajah yang lebih bercahaya.

  1. Penyerapan produk perawatan wajah cenderung lebih efektif

Apakah kamu suka memakai krim perawatan wajah yang mengandung retinol atau retinoic acid? Nah, krim wajah jenis ini memang paling pas digunakan di malam hari. Alasannya karena aliran darah pada kulit meningkat di malam hari, sehingga memudahkan krim tersebut terserap dengan cepat.

Dengan tidur yang cukup, proses penyerapan produk perawatan kulit pun akan jadi lebih efektif. Terlebih, krim ini juga akan bekerja dengan baik saat kulit tidak terpapar sinar matahari.

  1. Memperbaiki jaringan kulit wajah

Setelah seharian beraktivitas dan terkena sinar matahari serta polusi, kulit dapat menjadi tidak sehat. Namun, tidur yang cukup memungkinkan proses perbaikan jaringan kulit berjalan optimal, sehingga kulit bisa sehat kembali.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa tidur malam yang cukup dapat memperlambat atau mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit.

  1. Mood selalu terjaga

Tidur bisa membantu merelaksasi tubuh dan pikiran. Hal ini dapat memberikan dampak positif bagi mood- Terbangun dengan jiwa raga yang segar bisa membuatmu merasa lebih nyaman dan semangat menjalani aktivitas.

Bukan cuma itu, dengan mood yang bagus, kecantikanmu pun akan bertambah, karena kamu cenderung akan lebih sering tersenyum dan ceria.

  1. Tubuh jadi lebih langsing

Kurang tidur juga bisa memicu pertambahan berat badan, lho. Soalnya, saat kurang tidur, biasanya kamu jadi ingin mengonsumsi apa pun dengan kalap, termasuk ngemil makanan tinggi karbohidrat dan lemak.

Selain itu, jika kamu kurang tidur karena sering begadang, tubuhmu akan memproduksi lebih banyak ghrelin (hormon yang membuatmu merasa lapar) dan lebih sedikit leptin (hormon yang membuatmu merasa kenyang).

Kondisi kurang tidur juga bisa membuat metabolisme tubuh menjadi kacau. Kemampuan tubuh untuk memecah zat-zat makanan menjadi energi cenderung terhambat. Hasilnya, zat-zat tersebut akan menumpuk dan menjadi lemak, yang bisa membuat berat badanmu bertambah.

Namun, hal tersebut tidak akan terjadi jika kamu cukup tidur. Makanya, bila kamu ingin tampak lebih langsing, usahakan untuk tidur setidaknya 8 jam setiap malamnya, ya.

  1. Otak jadi lebih cerdas

Tidur yang cukup sangat penting untuk meningkatkan fungsi otak. Soalnya, ketika kamu mendapatkan tidur cukup dan berkualitas, kemampuan otak untuk menyerap informasi baru akan bertambah, konsentrasi dan daya ingat pun akan semakin tajam.
Nah, untuk mendapatkan tidur yang berkualitas selama 8 jam, kamu bisa melakukan ritual tertentu sebelum memejamkan mata, seperti mandi air hangat, melakukan meditasi, atau membaca buku.